Pullorum pada Unggas

Penyakit Pullorum pada unggas disebabkan oleh bakteri Salmonella pullorum. Salmonella pullorum termasuk bakteri berbentuk batang atau kapsul, gram negatif, non-motil dan tidak membentuk spora. Bakteri ini dapat bertahan pada iklim normal sampai beberapa bulan, tetapi dapat dapat dimusnahkan dengan desinfektan normal. Biasanya penyakit ini mempunyai tingkat mortalitas yang sangat tinggi, mencapai 100% pada anak ayam dan anak kalkun. Penyakit ini biasanya hanya menyebabkan kematian pada anak ayam umur 3 minggu. Kadang-kadang penyakit ini juga menyerang ayam dewasa, biasanya pada ayam layer dengan cangkang telur cokelat.

Baca Selengkapnya

Sapi Gila atau BSE (Bovine Spongiform Encephalopathy)

BSE (Bovine Spongiform Encephalopathy) atau disebut juga Mad Cow atau sapi gila merupakan penyakit yang bersifat progressif, fatal, neurologic pada sapi dewasa. BSE disebabkan oleh agen penyakit yang disebut prion. Prion merupakan protein yang mengalami pelipatan yang abnormal. Secara sederhana prion sebenarnya protein yang abnormal. Penyakit BSE ini dikelompokkan dalam satu kelompok dengan penyakit Creutzfeldt-Jakob Disease (CJD) pada manusia dan Scrapie pada domba dan kambing yang biasanya disebut Transmissible Spongiform Encephalopathies (TSEs). Secara eksperimental, BSE dapat ditransmisikan ke mencit, domba, babi, sapi, monyet, mink, dan marmoset. BSE pertama kali didiagnosa di Britania Raya pada tahun 1986 dengan temuan pada preparat histopatologi pada otak yang terinfeksi. Diduga penyebab adanya prion ini adalah penggunaan meat bone meal pada pakan sapi.

Baca Selengkapnya