Ini yang harus diketahui agar inseminasi buatan pada sapi berjalan sukses

Kawin suntik atau Inseminasi Buatan (IB) bisa dikatakan sudah menjadi kebutuhan pokok bagi para peternak sapi di Indonesia. Dari Aceh hingga Papua sudah menggunakan layanan inseminasi buatan untuk keperluan reproduksi ternak. Kawin suntik memberikan banyak keuntungan bagi peternak. Antara lain keunggulan genetik dan kemudahan karena tidak perlu memelihara pejantan (Bull). Akan tetapi keberhasilan kawin suntik hingga saat ini masih menjadi masalah. Kegagalan kawin suntik dapat menimbulkan kerugian waktu dan biaya tentunya. Banyak faktor yang dapat menyebabkan kegagalan inseminasi buatan tapi dalam tulisan ini akan dibahasa langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh peternak. Berikut beberapa hal yang harus diketahui oleh peternak agar inseminasi buatan pada sapi berjalan sukses sukses yang bisa dipraktekkan oleh peternak agar keberhasilan kawin suntik bisa meningkat.

Baca Selengkapnya

Sapi pincang tidak nafsu makan akibat sakit Demam Tiga Hari

Sebagai peternak pasti anda sering menemukan kejadian dimana sapi anda pincang dan tidak nafsu makan. Dan setelah anda berkonsultasi dengan dokter hewan ternyata sapi anda didiagnosa menderita penyakit demam tiga hari. Ya nama penyakit ini memang demam tiga hari atau dalam bahasa inggris disebut three day sickness. Gejala yang sering dilaporkan oleh peternak biasanya sapi menjadi pincang dan tidak nafsu makan. Penyakit ini disebabkan oleh virus Bovine ephemeral fever virus (BEFV). Seperti halnya peyakit virus lainnya maka penanganan penyakit ini adalah dengan meningkatkan kekebalan tubuh dari sapi itu sendiri.

Baca Selengkapnya

Pullorum pada Unggas

Penyakit Pullorum pada unggas disebabkan oleh bakteri Salmonella pullorum. Salmonella pullorum termasuk bakteri berbentuk batang atau kapsul, gram negatif, non-motil dan tidak membentuk spora. Bakteri ini dapat bertahan pada iklim normal sampai beberapa bulan, tetapi dapat dapat dimusnahkan dengan desinfektan normal. Biasanya penyakit ini mempunyai tingkat mortalitas yang sangat tinggi, mencapai 100% pada anak ayam dan anak kalkun. Penyakit ini biasanya hanya menyebabkan kematian pada anak ayam umur 3 minggu. Kadang-kadang penyakit ini juga menyerang ayam dewasa, biasanya pada ayam layer dengan cangkang telur cokelat.

Baca Selengkapnya