Ini yang harus diketahui agar inseminasi buatan pada sapi berjalan sukses

Kawin suntik atau Inseminasi Buatan (IB) bisa dikatakan sudah menjadi kebutuhan pokok bagi para peternak sapi di Indonesia. Dari Aceh hingga Papua sudah menggunakan layanan inseminasi buatan untuk keperluan reproduksi ternak. Kawin suntik memberikan banyak keuntungan bagi peternak. Antara lain keunggulan genetik dan kemudahan karena tidak perlu memelihara pejantan (Bull). Akan tetapi keberhasilan kawin suntik hingga saat ini masih menjadi masalah. Kegagalan kawin suntik dapat menimbulkan kerugian waktu dan biaya tentunya. Banyak faktor yang dapat menyebabkan kegagalan inseminasi buatan tapi dalam tulisan ini akan dibahasa langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh peternak. Berikut beberapa hal yang harus diketahui oleh peternak agar inseminasi buatan pada sapi berjalan sukses sukses yang bisa dipraktekkan oleh peternak agar keberhasilan kawin suntik bisa meningkat.

Baca Selengkapnya

Dua hal yang bisa kita pelajari dari Inseminasi Buatan di Jepang

Inseminasi buatan bukan merupakan barang baru di Indonesia, saya tidak tahu pasti kapan tapi kita semua tahu hal itu. Lalu dari pengalaman kita melakukan inseminasi buatan selama berpuluh tahun apakah anda pernah merasa bahwa pelaksanaan inseminasi buatan di Indonesia terkesan stagnan? Saya juga mersakan hal yang sama. Saya sering bertanya pada diri saya sendiri apa yang salah dari pelaksanaan inseminasi buatan di Indonesia. Yang membuat saya berpikir demikian adalah fakta bahwa produksi sapi di Indonesia yang begitu-begitu saja. Saya mencari jawaban dengan berdiskusi dengan kolega saya yang sudah merampungkan pendidikan tentang reproduksi ternak di Jepang. Jepang sebagai sebagai negara maju yang juga menerapkan Inseminasi buatan. Saya merekam diskusi saya tentang pelaksanaan inseminasi buatan di jepang dalam format podcast. Silahkan klik link di bawah untuk mendengarkan.

Baca Selengkapnya

Gangguan Reproduksi pada Sapi Bali

Gangguan reproduksi pada Sapi Bali masih menjadi permasalahan yang sering dihadapi oleh para peternak. Meskipun tingkat mortalitasnya sangat kecil tetapi kerugian ekonomi yang timbul cukup signifikan. Sistem peternakan sapi di Indonesia mengharuskan peternak untuk melakukan breeding sendiri. Tidak ada suplai bakalan yang bisa dimanfaatkan oleh peternak. Ini membuat gangguan reproduksi menjadi fokus utama peternak.

Gangguan Reproduksi Sapi Bali
Sapi Bali Betina

Baca Selengkapnya