Sapi pincang tidak nafsu makan akibat sakit Demam Tiga Hari

Sebagai peternak pasti anda sering menemukan kejadian dimana sapi anda pincang dan tidak nafsu makan. Dan setelah anda berkonsultasi dengan dokter hewan ternyata sapi anda didiagnosa menderita penyakit demam tiga hari. Ya nama penyakit ini memang demam tiga hari atau dalam bahasa inggris disebut three day sickness. Gejala yang sering dilaporkan oleh peternak biasanya sapi menjadi pincang dan tidak nafsu makan. Penyakit ini disebabkan oleh virus Bovine ephemeral fever virus (BEFV). Seperti halnya peyakit virus lainnya maka penanganan penyakit ini adalah dengan meningkatkan kekebalan tubuh dari sapi itu sendiri.

Gejala Klinis Demam Tiga Hari

Ada bebrapa gejala klinis yang mungkin timbul akibat penyakit demam tiga hari ini. Namun gejala klinis yang timbul bisa sangat beragam tergantung dari keparahan penyakit yang diderita sapi. Gejala klinis sapi pincang dan tidak nafsu makan sendiri merupakan gejala umum dan penyebabnya bisa banyak. Beberapa dari gejala klinis ini juga sangat khusus dan hanya bisa diamati oleh tenaga medis veteriner yang terlatih. Berikut gejal klinis dari penyakit Demam Tiga hari atau Bovine ephemeral fever yang bisa diamati oleh peternak.

  • Sapi tidak nafsu makan
  • Demam (suhu tubuh meningkat)
  • Menggigil
  • Mata berair
  • Kesulitan bernapas
  • Badan sapi menjadi kaku
  • Sapi menjadi pincang
  • Penurunan produksi susu
  • Sapi enggan berdiri/ terus-terusan berbaring

Penularan penyakit Demam Tiga Hari (Bovine Ephemeral Fever)

Penyakit ini ditularkan oleh gigitan serangga. Kemunculan penyakit ini biasanya erat kaitannya dengan peningkatan dari serangga nyamuk dan lalat. Kemunculan penyakit ini biasanya berbarengan dengan musim hujan. Hal ini terkait dengan peningkatan populasi nyamuk. Sedangkan populasi lalat biasanya berkaitan dengan kebersihan kandang. Kandang yang kotor dan bau akan mengundang lalat untuk datang dan akhirnya akan menularkan penyakit ini.

Penanganan dan Pencegahan Penyakit Demam Tiga Hari

seperti yang sudah disebutkan di awal bahwa penyakit demam tiga hari ini merupakan penyakit virus yang menular melalui gigitan serangga. Tubuh sudah dibekali dengan sistem kekebalan tubuh yang akan melindungi tubuh dari agen enyakit seperti virus. Namun terkadang adanya infeksi virus juga dibarengi oleh infeksi lain yang akan memperburuk keadaan. Respon setiap individu terhadap penyakit demam tiga hari ini juga bisa sangat beragam. Maka dari itu sangat perlu bagi kita untuk memriksakan sapi kita ke dokter hewan agar segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Yang perlu dikhawatirkan dari penyakit ini antara lain adalah kekakuan dan kepincangan. Hal ini akan membuat hewan berbaring dalam waktu yang lama. Kondisi ini apabila dibiarkan berlarut-larut maka akan menimbulkan masalah lain. Maka dari itu penting untuk menjaga agar hewan tidak berbaring pada satu sisi dalam waktu yang lama. Selain itu peternak juga bisa melakukan tindakan supportif dengan menyediakan rumput dan air yang cukup untuk hewan. Menjaga kandang tetap kering dan hangat juga bisa membantu meringankan beban hewan.

Selain hal di atas perlu juga dilakukan upaya pencegahan penularan terhadap hewan yang lain. Caranya adalah dengan melakukan pengendalian serangga di kandang. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan penyemprotan insektisida atau dengan cara tradisional dengan membuat asap di kandang. Selain itu peningkatan biosecurity juga perlu dilakukan untuk mencegah infeksi sekunder yang bisa memperparah kondisi hewan.

Sekian dulu tentang Penyakit Demam Tiga Hari pada Sapi. Salam!

*dari berbagai sumber

Leave a Reply