Pertolongan pertama pada sapi kembung

Kejadian kembung pada sapi masih menjadi permasalahan di kalangan peternak sapi. Padahal kejadian kembung pada sapi bisa berakibat fatal apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Ada beberapa pengobatan awal untuk sapi kembung yang bisa dilakukan oleh peternak. Namun sebelum masuk ke pengobatan tentu saja kita harus bisa mengenali kondisi sapi kembung terlebih dahulu. Sangat mudah untuk mengenali kejadian kembung pada sapi, ciri- cirinya antara lain perut terlihat kembung (termasuk pada bagian legok lapar), kurang nafsu makan, sesak napas dan cenderung untuk berbaring.

ilustrasi sapi kembung

Penyebab sapi kembung

Seperti sudah disebutkan di atas, kembung atau bloat atau tympani disebabkan oleh penumpukan gas pada rumen dan retikulum. Penumpukan gas ini biasanya disebabkan karena perubahan pola pakan yang drastis atau kerena pola pakan yang tidak seimbang. Pada sapi perah, pemberian pakan konsentrat yang berlebih meningkatkan risiko terserang kembung. Berbeda dengan sapi perah, kondisi kembung pada sapi potong biasanya dipicu karena sapi memakan tumbuhan yang banyak mengandung saponin, tanin dan hemiselulosa. Nah salah satu tri yang bisa dilakukan untuk mengurangi kandungan tanin dan saponin dalah dengan melayukan rumput terlebih dahulu sebelum diberikan ke ternak sapi. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jangan memberikan tanaman jenis kaktus-kaktusan karena akan menghambat produksi air ludah sapi. Air ludah sapi dapat berfungsi sebgai anti foaming atau anti busa penyebab kembung. Selain itu kembung juga bisa dipicu oleh sebab lain seperti infeksi saluran pencernaan, tumor dan lain-lain. Penyebab lain yang lebih serius adalah adanya gangguan inervasi dari nervus vagus yang menyebabkan atony rumen atau berhenti/ berkurangnya pergerakan rumen sehingga aktivitas bakteri di dalam rumen meningkat dan menghasilkan gas/busa yang berlebih.

Pada dasarnya kembung adalah suau kondisi dimana terjadi tekanan berlebih pada rumen dan retikulum, biasanya akibat penumpukan gas hasil dari fermentasi di rumen. Penumpukan gas akan membuat ukuran rumen menjadi besar dan akan menekan organ dalam lainnya termasuk paru-paru. Tertekannya paru-paru akibat rumen yang mebesar akan mengganggu sistem pernapasan pada sapi. Terganggunya sistem pernapasan inilah yang seringkali membuat ternak tidak tertolong saat mengalami kembung.

Minyak sayur sebagai pengobatan sapi kembung

Yang harus dilakukan oleh peternak ketika menemui kasus ini tentunya adalah menghubungi dokter hewan agar bisa diberikan penanganan yang tepat. Selain itu peternak juga bisa memberikan pertolongan pertama pada ternak yaitu dengan memberikan minyak sayur kepada ternak. Minyak sayur ini akan berfungsi untuk menghilangkan busa pada rumen. Penyebab gas tidak bisa keluar dari rumen adalah karena gas bercampur dengan cairan yang ada di dalam rumen dan membentuuk busa/ buih. Fungsi pemberian minyak sayur adalah untuk menghilangkan busa tersebut sehingga gas bisa keluar melalui mulut (sendawa) atau melalui anus. Dosis minyak sayur yang bisa diberikan kurang lebih 250-500 ml. Hal yang harus dilakukan oleh peternak adalah mencegah ternak berbaring karena ini akan memperberat kerja sistem pernapasan yang mana akan memperburuk kondisi ternak. Selain itu perlu juga untuk terus membuat sistem pencernaan ternak menjadi aktif dengan cara memberikan rumput yang punya tekstur agak keras, hal ini juga akan membantu pengeluaran gas dari dalam rumen.

Selamat mencoba, salam!

Tinggalkan komentar