Menjelaskan Ekonomi Kepada Orang Awam (Review Buku “Talking to My Daughter about The Economy)

Apa yang anda pikirkan tentang ekonomi? Kalau saya, yang terlintas pertama kali di benak saya tentang ekonomi adalah uang. Tetapi apakah ekonomi hanya tentang uang?. Bisa ya bisa tidak. Tidak pernah terpikirkan oleh saya sebelumnya bahwa saya akan membaca buku tentang ekonomi. Sebenarnya juga bukan buku yang detail sekali. Tetapi ini memang benar-benar buku ekonomi. Judulnya adalah “Talking to My Daughter about The Economy” yang dikarang oleh Yanis Varoufakis. Untuk ukuran seorang yang awam tentang ekonomi, buku ini sangat menarik buat saya. Apalagi saat ini kita berada di zaman yang serba tidak pasti, termasuk tentang informasi. Saya rasa menggali informasi dari sumber pertama salah satunya dari buku adalah pilihan yang bijak. Ini adalah buku ekonomi pertama saya sebagai orang awam.

Bahasa yang sederhana dan contoh yang relevan

Yanis Varoufakis adalah menteri keuangan Yunani. Beliau adalah pelaku sejarah yang terlibat langsung dalam krisis keuangan yang dialami Yunani. Kepakarannya di bidang ekonomi sudah tidak diragukan lagi. Terlebih lagi beliau menjelaskan dengan bajasa yang sangat mudah dipahami dan menggelitik. Isi buku ini memang tergambar dari judulnya, Yanis memposisikan dirinya sedang berkirim surat kepada anak perempuannya yang masih remaja. Dan saya sama sekali tidak keberatan memposisikan diri saya selevel dengan anak perempuan remaja. Yanis membedah konsep ekonomi yang rumit dengan bahasa yang sederhana dan contoh yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Memperbaiki Demokrasi

Ada banyak hal menarik yang dibahas di buku ini, salah satunya adalah memahami demokrasi dengan cara ekonomi. Selama ini yang saya tahu tentang demokrasi adalah pengambilan keputusan berdasarkan kemauan orang banyak. Yang saya baru tahu bahwa dalam proses membeli suatu barang ternyata juga berlaku prinsip demokrasi. Jika dalam pemilihan umum kita memberikan suara kita dengan surat suara, pada ekonomi kita memberikan suara kita dengan membeli suatu barang. Yang mana jika di pemilu kita hanya punya satu suara sedangkan di ekonomi suara kita berbanding lurus dengan jumlah uang kita. Dengan memahami konsep ini pandangan saya terhadap demokrasi jadi semakin luas. Bahwa pilihan yang kita ambil setiap saat akan memiliki konsekuensi terhadap kehidupan, bukan hanya kehidupan kita, tetapi juga kehidupan orang lain.

Menghadapi kapitalisme

Pesan penting yang saya tangkap dari buku ini adalah bahwa hingga saat ini dunia yang kita tinggali sudah menganut paham kapitalisme. Kapitalisme datang dengan kebaikan dan kekurangannya. Melalui buku ini saya mendapat pencerahan tentang apa itu kapitalisme dan bagaimana cara kerjanya. Alih-alih menentang kapitalisme, saya jadi punya wawasan baru bagaimana bisa bertahan di dalam kapitalisme. Yanis seakan mengetuk pikiran generasi penerusnya untuk tidak lagi mengulangi kesalah pahaman tentang ekonomi dan kapitalisme.

Akhir-akhir ini saya saya sering merasa insecure dengan kehidupan ini. Terutama tentang ekonomi dan menjadi kaya. Buku ini memberikan wawasan baru. Membuat saya lebih percaya diri dalam menghadapi gejolak ekonomi yang tidak bisa dipisahkan dengan politik.

Saya juga menemukan review tentang buku ini di medium silahkan anda baca. Saya menyarankan anda untuk membaca buku ini. Meskipun anda tidak memiliki ketakutan seperti yang saya alami, buku ini bagus untuk menambah wawasan anda.

Tinggalkan komentar