Fenomena Dokteroid Dokter Hewan dari sudut pandang bisnis – Vetnesia Sept 2020

Dokteroid merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut praktek kedokteran yang tidak dilakukan oleh orang yang berprofesi sebagai dokter. Tentunya hal ini sangat meresahkan masyarakat karena praktik kedokteran sangat dekat dengan urusan nyawa atau hidup dan mati. Akan berbahaya jika dilakukan oleh sembarang orang tanpa kualifikasi pendidikan dan keterampilan tertentu. Fenomena dokteroid ini juga sering ditemukan pada praktik dokter hewan, berangkat dari ide ini sayapun memutuskan untuk menulis hal ini di Vetnesia.

Fenomena Dokteroid

Dokteroid atau bisa juga diartikan sebagai praktek menyerupai dokter hewan. Atau kita bisa menyebutnya sebagai dokter hewan palsu/ abal-abal. Praktek yang meresahkan warga ini seakan tak ada habisnya. Tidak kurang usaha pemerintah dan pihak terkait untuk menertibkan hal ini. Tetapi seakan mati satu tumbuh seribu. Saya mencoba mengusulkan dengan pendekatan berbeda akan hal ini. Menggunakan sudut pandang bisnis untuk melihat secara lebih komprehensif permasalahan yang terjadi.

Ada beberapa poin menarik yang saya simpulkan dari pengamatan saya. Salah satu yang perlu kita renungkan apakah jangan-jangan Dokter Hewan belum bisa memberikan perbedaan bagi pemilik hewan?. Dalam dunia branding kita memahami bahwa faktor indifferent sangat penting. Pasar tidak akan meelirik produk yang kita tawarkan jika kita gagal menunjukkan kepada pasar perbedaan produk kita dengan produk sejenis.

Dalam tulisan tersebut saya juga membahas tentang tantangan bisnis yang dihadapi dokter hewan sebagai pelaku bisnis untuk menjalankan bisnisnya dan bersaing dengan dokteroid. Bagaimanapun juga seharusnya dokter hewan tidak bersaing dengan dokteroid, silahkan baca tulisan lengkap saya di Majalah Vetnesia edisi September 2020.

Tulisan tentang dokteroid di Vetnesia, majalah resmi dokter hewan Indonesia
Tulisan saya tentang Dokteroid di Vetnesia

Saya berharap tulisan tersebut bisa menggugah pihak terkait sehingga menghasilkan solusi yang terbaik untuk permasalahan ini. Bagaimanapun juga, dokter hewan dan profesi kedokteran lainnya merupakan urusan hidup dan mati. Urusan yang tidak bisa kite toleransi kesalahannya.

Vetnesia, media komunikasi dokter hewan Indonesia

Vetnesia adalah majalah digital dari para Dokter Hewan Indonesia untuk masyarakat. Majalah ini memfasilitasi minat dokter hewan yang mempunyai hobi menulis, seperti saya contohnya. Selain menawarkan informasi yang menarik, Vetnesia juga bisa diunduh secara gratis. Untuk mengunduh silahkan langsung mengunjungi laman website Vetnesia di Vetnesia.com. Viva Veteriner!

Tinggalkan komentar