Penerapan Biosecurity di Kawasan Peternakan dengan Metode 3 Zona

Biosecurity merupakan sebuah konsep untuk menjaga agar agen penaykit tidak masuk. Konsep ini bisa diterapkan pada kawasan peternakan untuk menjaga kawasan peternakan dari serangan penyakit. Lantas bagaimana teknis penerapan konsep biosecurity di kawasan peternakan?. Metode yang paling sering dan paling mudah dipakai di kawasan peternakan untuk untuk penerapan biosecurity adalah metode 3 zona.

Baca Selengkapnya

Biosafety Level (BSL)

Jika Anda orang yang berkecimpung di dunia laboratorium tapi Anda tidak memiliki latar belakang yang sesuai mungkin Anda akan bingung dengan istilah BSL. BSL atau biosafety level adalah tingkatan kemampuan suatu alat atau fasilitas dalam mengurung suatu mikroba tertentu. Hal ini diperlukan untuk mencegah bocornya mikroba berbahaya ke lingkungan dan mengurangi risiko petugas yang ada di laboratorium terpapar mikroba tersebut. Sebelum membahas lebih dalam tentang BSL ada baiknya kita menyegarkan Kembali ingatan kita tentang Biosafety.

Baca Selengkapnya

Kupas Tuntas Reproduksi Sapi

Reproduksi adalah salah satu topik bahasan yang paling kompleks di dunia kesehatan hewan. Selain paling kompleks, sistem reproduksi juga dianggap salah satu yang paling penting. Produktivitas ternak, termasuk sapi seringkali diukur dari performa reproduksi. Yang menarik juga dari penyakit atau gangguan reproduksi adalah mortalitas dan morbiditasnya yang relatif rendah jika dibandingkan dengan penyakit lainnya. Tetapi penyakit yang menyerang sistem reproduksi masih masuk ke dalam penyakit strategis. Bahkan tidak harus sebagai penyakit, gangguan reproduksi pun menjadi fokus utama dalam dunia kesehatan hewan.

Potensi reproduksi sapi bali
Sapi Bali

Baca Selengkapnya

Cara membuat larutan RBC 2% dan 5%

Sel darah merah atau Red Blood Cell (RBC) sering digunakan sebagai bahan untuk uji biologis tertentu. Terutama untuk uji biologis yang ingin melihat pengaruh bahan biologis tertentu terhadap sel darah merah. Pengaruh yang dilihat dari interaksi bahan biologis tertentu terhadap sel darah adalah terjadinya hemolisis (pecahnya sel darah merah) atau aglutinasi (penggumpalan sel darah merah). Hasil dari uji-uji ini didasarkan pada muncul atau tidaknya hemolisis atau aglutinasi pada uji tersebut. Agar kita dapat melihat efek yang ditimbulkan pada sel darah merah maka kita harus memisahkan sel darah merah dari komponen darah lainnya. Hal ini untuk menghindari intervensi dari substansi lain dalam darah terhadap hasil uji. Karena seperti yang kita ketahui bahwa sel darah merah hanya merupakan satu bagian dari darah utuh (whole blood). Setelah dipisahkan dari komponen lain kita bisa membuat larutan sel darah merah atau RBC dalam konsentrasi yang kita perlukan ( 2%, 5% dll).

Baca Selengkapnya

Hormon Reproduksi pada Sapi Jantan

Hormon reproduksi pada ternak jantan mempengaruhi kualitas sperma serta libido. Secara umum hormon yang mempengaruhi sistem reproduksi pada sapi jantan mirip dengan sapi betina, hanya saja karena target sel yang berbeda maka ada beberapa perbedaan. Hormon utama dalam sistem reproduksi pada ternak jantan. Selain hormon testosteron, hormon lain yang sangat mempengaruhi proses pembentukan sperma adalah hormon FSH atau (follicle stimulating hormon). Proses pembentukan sperma atau disebut spermatogenesis merupakan proses yang kompleks dan melibatkan berbagai macam sel. Testes atau buah zakar merupakan organ yang sangat berperan dalam proses spermatogenesis. Selain itu pada ternak sapi jantan juga terapat hormon inhibins yang akan memberikan feedback negatif.

Hormon reproduksi pada sapi jantan

Baca Selengkapnya