Kupas Tuntas Reproduksi Sapi

Reproduksi adalah salah satu topik bahasan yang paling kompleks di dunia kesehatan hewan. Selain paling kompleks, sistem reproduksi juga dianggap salah satu yang paling penting. Produktivitas ternak, termasuk sapi seringkali diukur dari performa reproduksi. Yang menarik juga dari penyakit atau gangguan reproduksi adalah mortalitas dan morbiditasnya yang relatif rendah jika dibandingkan dengan penyakit lainnya. Tetapi penyakit yang menyerang sistem reproduksi masih masuk ke dalam penyakit strategis. Bahkan tidak harus sebagai penyakit, gangguan reproduksi pun menjadi fokus utama dalam dunia kesehatan hewan.

Potensi reproduksi sapi bali
Sapi Bali

Baca Selengkapnya

Cara membuat larutan RBC 2% dan 5%

Sel darah merah atau Red Blood Cell (RBC) sering digunakan sebagai bahan untuk uji biologis tertentu. Terutama untuk uji biologis yang ingin melihat pengaruh bahan biologis tertentu terhadap sel darah merah. Pengaruh yang dilihat dari interaksi bahan biologis tertentu terhadap sel darah adalah terjadinya hemolisis (pecahnya sel darah merah) atau aglutinasi (penggumpalan sel darah merah). Hasil dari uji-uji ini didasarkan pada muncul atau tidaknya hemolisis atau aglutinasi pada uji tersebut. Agar kita dapat melihat efek yang ditimbulkan pada sel darah merah maka kita harus memisahkan sel darah merah dari komponen darah lainnya. Hal ini untuk menghindari intervensi dari substansi lain dalam darah terhadap hasil uji. Karena seperti yang kita ketahui bahwa sel darah merah hanya merupakan satu bagian dari darah utuh (whole blood). Setelah dipisahkan dari komponen lain kita bisa membuat larutan sel darah merah atau RBC dalam konsentrasi yang kita perlukan ( 2%, 5% dll).

Baca Selengkapnya

Hormon Reproduksi pada Sapi Jantan

Hormon reproduksi pada ternak jantan mempengaruhi kualitas sperma serta libido. Secara umum hormon yang mempengaruhi sistem reproduksi pada sapi jantan mirip dengan sapi betina, hanya saja karena target sel yang berbeda maka ada beberapa perbedaan. Hormon utama dalam sistem reproduksi pada ternak jantan. Selain hormon testosteron, hormon lain yang sangat mempengaruhi proses pembentukan sperma adalah hormon FSH atau (follicle stimulating hormon). Proses pembentukan sperma atau disebut spermatogenesis merupakan proses yang kompleks dan melibatkan berbagai macam sel. Testes atau buah zakar merupakan organ yang sangat berperan dalam proses spermatogenesis. Selain itu pada ternak sapi jantan juga terapat hormon inhibins yang akan memberikan feedback negatif.

Hormon reproduksi pada sapi jantan

Baca Selengkapnya

Ini yang harus diketahui agar inseminasi buatan pada sapi berjalan sukses

Kawin suntik atau Inseminasi Buatan (IB) bisa dikatakan sudah menjadi kebutuhan pokok bagi para peternak sapi di Indonesia. Dari Aceh hingga Papua sudah menggunakan layanan inseminasi buatan untuk keperluan reproduksi ternak. Kawin suntik memberikan banyak keuntungan bagi peternak. Antara lain keunggulan genetik dan kemudahan karena tidak perlu memelihara pejantan (Bull). Akan tetapi keberhasilan kawin suntik hingga saat ini masih menjadi masalah. Kegagalan kawin suntik dapat menimbulkan kerugian waktu dan biaya tentunya. Banyak faktor yang dapat menyebabkan kegagalan inseminasi buatan tapi dalam tulisan ini akan dibahasa langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh peternak. Berikut beberapa hal yang harus diketahui oleh peternak agar inseminasi buatan pada sapi berjalan sukses sukses yang bisa dipraktekkan oleh peternak agar keberhasilan kawin suntik bisa meningkat.

Baca Selengkapnya

Sapi pincang tidak nafsu makan akibat sakit Demam Tiga Hari

Sebagai peternak pasti anda sering menemukan kejadian dimana sapi anda pincang dan tidak nafsu makan. Dan setelah anda berkonsultasi dengan dokter hewan ternyata sapi anda didiagnosa menderita penyakit demam tiga hari. Ya nama penyakit ini memang demam tiga hari atau dalam bahasa inggris disebut three day sickness. Gejala yang sering dilaporkan oleh peternak biasanya sapi menjadi pincang dan tidak nafsu makan. Penyakit ini disebabkan oleh virus Bovine ephemeral fever virus (BEFV). Seperti halnya peyakit virus lainnya maka penanganan penyakit ini adalah dengan meningkatkan kekebalan tubuh dari sapi itu sendiri.

Baca Selengkapnya