Tips Membuat Podcast Interview Anti Garing

Yep, podcast is on air. Sudah saya ceritakan sebelumnya bahwa saya sudah memulai Podcast saya sendiri (baca di sini). Awalnya sih saya banyak membuat episode monolog di Podcast saya. Saya ngoceh sendirian mengeluarkan semua unek-unek yang mengganjal pikiran saya. Belakangan saya lebih suka membuat iterview atau wawancara. Masing-masing punya kesulitan yang berbeda. Tetapi kali ini saya hanya akan membahas tentang podcast interview. Berikut tips podcast interview.

Dead Air alias “Krik-krik”

Pasti menjadi momok setiap podcaster. Sebenarnya bukan hanya pembuat podcast, tetapi semua orang yang sedang berbicara di ruang publik pasti tidak ingin mengalami dead air atau jeds kosong tanpa ada dialog yang terlalu lama. Ini sering terjadi, dan kadang memang tidak terhindarkan. Sebenarnya untuk podcast hal ini bisa diatadi pada saat proses editing. Bahkan beberapa aplikasi perekam suara ada yang memiliki fitur untuk langsung menghapus bagian dead air atau garing ini secara otomatis. Tapi untuk saya yang males ngedit lebih baik mengurangi kondisi “garing” semaksimal mungkin. Keuntungan lain meminimalkan kondisi dead air adalah kita tidak akan pernah kehilangan momentum. Proses rekaman bisa diulang, tetapi rekaman sekali jadi dengan rekaman ulang pasti tidak akan pernah sama. Dan saya selalu lebih suka yang pertama.

Sekarang kita masuk ke tips podcast interview nya.

1. Fokus

Tentu saja anda harus fokus. Anda harus hadir dalam artian pikiran anda tidak boleh kemana-mana. Jauhkan semua potensi pengalih perhatian. Usahakam minum dulu sebelum memulai interview. Jangan lupa ke kamar kecil sehingga tidak akan ada gangguan lagi saat proses pembuatan podcast. Dan yang paling penting adalah fokus akan mencegah anda menanyakan kembali apa yang sudah diucapkan bintang tamu. Karena ini merupakan kesalahan yang fatal.

2. Riset

Tentu saja riset sangat penting apalagi jika akan membahas topik yang tidak atau belum anda kuasai. Setidaknya cari informasi terbaru tentang topik podcast anda. Ini akan sangat berguna untuk mencegah anda kehabisan bahan obrolan saat melakukan interview. Riset tentang bintang tamu anda juga sangat penting. Karena ini akan sangat membantu ketika anda ingin melakukan intermezzo atau ice breaking.

3. Persiapkan catatan

Sebenarnya ini bagian dari tips sebelumnya. Setelah melakukan riset ada baiknya anda membuat catatan kecil agar tidak lupa. Ini juga akan sangat membantu anda fokus karena anda tidak akan khawatir lupa apa yang harus anda tanyakan/ lakukan. Percayalah, sebaik apapun anda mengingat membuat catatan adalah keputusan yang bijak.

4. Tanggap terhadap suasana

Nah, kalau tips yang keempat ini adalah tentang bagaimana anda membaca situasi. Anda harus tahu kapan harus melempar jokes, kapan harus meluruskan kembali arah pembicaraan dan sebagainya. Jika anda bisa melihat eskpresinlawan bicara anda akan tahu kapan harus melakukan hal-hal ini. Ini memang butuh waktu, go with the flow saja.

5. Critical Thinking

Nah, ini juga tips yang cukup ampuh. Pergunakanlah kemampuan critical thinking anda. Yang anda harus ingat adalah tidak semua pendengar anda memiliki wawasan yang sama dengan anda. Ketika bintang tamu memyampaikan suatu gagasan maka tugas anda sebagai pewawancara adalah membuat gagasan tersebut bisa diterima dengan mudah oleh semua kalangan. Jika anda sudah menangkap maksud dari bintang tamu maka anda perlu melakukan konfirmasi lagi. Sehingga argumen atau informasi yang disampaikan oleh bintang tamu menjadi jelas. Pada kondisi tertentu anda juga perlu menguji argumen dari bintang tamu. Jadi jangan sampai anda hanya mengangguk setuju sepanjang interview. Ini juga akan sangat membantu bintang tamu dalam menyampaikan gagasannya.

Selamat mencoba tips dari saya. Saya yakin masih banyak tips lain yang bisa dilakukan untuk membuat podcast anda semakin menarik. Jika anda memiliki tips lain atau pendapat lain silahkan komentar di bawah. Salam!

Jangan lupa mampir ke podcast saya ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *